Maverick Vinales Pertimbangkan Pindah dari Aprilia Setelah Kejutan Transfer Jorge Martin

Maverick Vinales Pertimbangkan Pindah dari Aprilia Setelah Kejutan Transfer Jorge Martin

Otoinfo – Langkah tak terduga dari Aprilia untuk merekrut Jorge Martin di bursa transfer MotoGP mengejutkan Maverick Vinales, pembalap mereka sendiri.

Ketika ditanya tentang siapa yang akan menggantikan Aleix Espargaro yang berniat pensiun, Vinales menunjukkan ketidaktahuannya. Vinales menyatakan ketertarikannya untuk mengetahui langkah selanjutnya yang akan diambil Aprilia terkait pembalap mereka.

Dalam sesi tes tengah musim pada 3 Juni di Sirkuit Mugello, Italia, Vinales menegaskan bahwa ia tidak tahu tentang prospek kedatangan Martin yang saat itu santer diisukan mendapat tawaran dari Ducati untuk tim pabrikan.

Baca Juga:   MotoGP 2019: Binder Naik Kasta ke MotoGP, Gantikan Syahrin di KTM Tech3

Menurut laporan dari The-Race, Vinales benar-benar tidak mengetahui apapun tentang langkah Aprilia untuk mendatangkan Martin. Kesepakatan antara Aprilia dan Martin terjadi hanya 20 menit sebelum pengumuman resmi.

Meskipun terkesan dadakan, tim pabrikan asal Noale, Italia, telah merencanakan langkah ini sejak malam sebelumnya, setelah melihat peluang untuk merekrut juara dunia Moto3 tersebut. Proses ini juga melibatkan Espargaro yang memiliki hubungan dekat dengan Martin dan berbagi manajer yang sama.

Baca Juga:   Alasan Francesco Bagnaia Mundur dari Sesi Sprint MotoGP Prancis 2024

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mencoba mencairkan situasi dengan memberikan harapan tinggi kepada Vinales untuk memperpanjang kontraknya. Rivola bahkan menawarkan jabatan kapten tim kepada Vinales, menggantikan Espargaro.

Rivola mengakui bahwa Vinales telah berjuang selama periode sulit Aprilia dan berhasil membawa tim ke level tertinggi. Namun, Vinales kabarnya menolak tawaran tersebut.

Baca Juga:   MotoGP Kazakhstan 2024 Ditunda Akibat Cuaca Ekstrem

Situasi yang dialami Vinales saat ini mengingatkan pada pengalaman sebelumnya di Yamaha, ketika Fabio Quartararo menggantikan posisi Valentino Rossi. Meskipun memulai musim sebagai pembalap senior, Vinales segera tertutupi oleh performa cemerlang Quartararo.

Duet Vinales-Quartararo di Yamaha hanya bertahan kurang dari enam bulan sebelum Vinales keluar meskipun kontraknya masih berjalan.