Otoinfo.id – Enea Bastianini akhirnya bisa tersenyum lebar setelah berhasil finis ketiga di MotoGP Catalan 2025. Hasil ini menjadi podium pertamanya bersama tim KTM setelah periode sulit di awal musim.
Meski memulai balapan dari posisi kesembilan akibat kesalahan di sesi kualifikasi, Bastianini membuktikan ketangguhan dan konsistensinya. Ia langsung naik ke posisi keempat pada putaran ketiga, lalu melakukan manuver brilian dengan menyalip rekan setimnya, Pedro Acosta, di Tikungan 1 pada lap ke-11.
Dengan strategi matang dan keberanian di lintasan, Bastianini berhasil mengamankan podium di belakang duet Ducati, Alex dan Marc Marquez, yang tampil dominan.
“The Beast” Mengaku Sudah Kembali
Usai balapan, Bastianini dengan percaya diri menyatakan bahwa ia merasa telah kembali ke performa terbaik.
“Saya konsisten di beberapa GP terakhir, tetapi karena nasib buruk dan kesalahan, hasilnya baru datang sekarang. Hari ini saya merasa kembali membalap dengan sangat baik,” ujar Bastianini.
Meskipun demikian, rider Italia itu mengakui bahwa dirinya belum mencapai level 100 persen seperti pada 2024, saat ia memenangkan dua seri grand prix dan finis keempat dalam klasemen akhir bersama Ducati.
Faktor yang Membantu Performa Bastianini
Ada beberapa alasan mengapa Bastianini kembali menemukan performa positif di Catalunya:
1. Perubahan Pola Pikir
Setelah absen di GP Jerman akibat keracunan makanan, Bastianini mengubah cara pandangnya. Ia lebih percaya diri saat kembali mengendarai motor, merasa lebih “menyatu” dengan RC16.
Baca Juga: Alex Marquez Kalahkan Saudaranya di MotoGP Catalonia: Akhiri Dominasi Marc
2. Dukungan Motor RC16 yang Diperbarui
Pembaruan pada KTM RC16 memberikan dorongan besar. Motor lebih stabil, sehingga membuat Bastianini lebih nyaman saat masuk dan keluar tikungan.
3. Konsistensi di Semua Sesi
Menurutnya, ia selalu bisa berada di 10 besar di setiap sesi latihan maupun kualifikasi. Konsistensi inilah yang akhirnya berbuah podium.
Tantangan yang Masih Dihadapi
Meski podium ini menandai kebangkitan, Bastianini mengakui masih ada pekerjaan rumah. Salah satunya adalah masalah ergonomi motor. Ia masih menunggu pembaruan pada jok karena kakinya kerap tersangkut di footpeg saat balapan.
Selain itu, kondisi fisiknya pun belum sepenuhnya pulih. Ia menilai dirinya masih butuh waktu untuk bisa benar-benar rileks di setiap sesi latihan dan balapan.
Baca Juga: Bagnaia Ambil Risiko Kecelakaan tapi Tetap Gagal Raih Poin di MotoGP Catalunya 2025
Awal Kebangkitan Bersama KTM?
Podium di GP Catalan menjadi bukti bahwa Enea Bastianini masih layak diperhitungkan di MotoGP 2025. Meski belum kembali ke level terbaiknya seperti musim 2024, ia sudah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Dengan dukungan penuh dari KTM dan pembaruan motor RC16, bukan tidak mungkin Bastianini akan lebih sering naik podium di sisa musim.
Kini, penggemar menanti apakah “The Beast” bisa benar-benar kembali sebagai penantang serius di papan atas MotoGP.
