MotoGP Aragon 2: Nakagami Minta Maaf Atas Kesalahannya, Grogi dan Tekanan Besar

Otoinfo.id – Takaaki Nakagami harus mengubur impiannya untuk podium bahkan bisa jadi juara untuk pertama kalinya selama dia berkarir di kelas premier. Yup, Nakagami start dari grid pertama atau pole position.

Nakagami mengawali start dengan baik, bahkan tikungan pertama dia berhasil menutup lawannya Morbidelli yang ada dibelakangnya. Dia pimpin balapan, namun di tikungan ke-5 Nakagami melakukan kesalahan dan berakhir di gravel.

Atas insiden tersebut Nakagami mengaku malu dan grogi serta tekanan besar pada dirinya. Ini adalah momen pertama bagi dirinya start terdepan dan pimpin balapan, walaupun tidak genap satu lap.

Baca Juga : MotoGP Aragon 2: Nakagami Jadi Pembalap Jepang Pertama Raih Pole Position Sejak 2004

“Sungguh perasaan yang luar biasa berada di posisi terdepan, tetapi di sisi lain itu adalah tekanan yang luar biasa,” kata Nakagami. “Sebelum start detak jantung saya mungkin mendekati 200!,” imbuhnya.

“Ini pertama kalinya saya merasakan tekanan luar biasa, pertama kali start terdepan dan pertama kali memimpin balapan, walaupun mungkin hanya 10 detik saja. Dan saya tidak bisa mengaturnya. Inilah alasan mengapa saya melakukan kesalahan bodoh,” ungkap Nakagami yang sudah merasa sedikit lebih baik pasca insiden tersebut.

Penjelasan teknis jatuhnya Nakagami yakni ada beberapa faktor, dimulai saat masuk ke tikungan 4. Nakagami terlalu cepat untuk jalur yang lebih sempit, jadi agak melebar saat keluar, lalu tidak mempertimbangkan bahan bakar yang masih penuh. Juga Nakagami mengerem terlalu agresif di tikungan 5.

Nah, hal positifnya yakni Nakagami mampu menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan. Pasalnya sejak sesi FP1 atau latihan bebas pertama, Nakagami sudah berada di baris depan.

Baca Juga : MotoGP Aragon 2: Morbidelli Juara, 2-3 Suzuki, Mir Makin Dekat Raih Gelar

“Ketika saya kembali ke garasi, pertama-tama saya berkata kepada Giacomo, bahwa saya minta maaf atas kesalahan bodoh saya. Dan dia berkata ‘Jangan khawatir Taka, kamu melakukan pekerjaan luar biasa. Oke itu adalah kesalahan kecil tetapi sepanjang akhir pekan Anda berada di dekat puncak ‘. Dia sangat positif,” ucap Nakagami.

“Juga saya berbicara dengan Lucio dan Takeo, mereka mengatakan sama dengan Giacomo, mereka tidak membicarakan kesalahan saya. Mereka sangat bangga dengan penampilan kami sepanjang akhir pekan. Jadi ini perasaan yang menyenangkan.”

“Tapi di sisi lain, bagi saya, saya tidak percaya pada diri saya sendiri atas kesalahan ini, tapi sekarang saya harus tetap teguh dan mencoba memikirkan Valencia,” tutup pembalap Jepang itu. Aji