Otoinfo.id-Kejurnas OnePrix tahun lalu punya catatan spesial dengan hadirnya tim asal Samarinda yakni Merak Raja Dancer. Dibilang catatan spesial dengan torehan prestasi yang memang istimewa, utamanya dikelas OP2 atau Bebek 4T 150 cc Tune Up Injection Novice. Dikelas itu, rider andalan tim milik Fajar Darjayansyah yakni Dimas Juliatmoko sukses menempati posisi ketiga klasemen akhir dengan total poin 89. Mantap!
Baca Juga : OnePrix 2022: Fix! Ini Formasi Lengkap GMP29 HDS Racing, Ada Hendri Yansyah?

Lebih spesial lagi, capaian prestasi gemilang itu justru dengan status tim privateer alias non tim pabrikan. Pastinya, bukan suatu hal yang mudah untuk level kompetisi sekelas OnePrix. Barometer teknologi balap era terkini,”Alhamdulilah, tahun lalu berkat kerja keras tim dan rider mencapai hasil yang memuaskan. Ini adalah kompetisi yang diikuti oleh tim-tim dengan kekuatan besar. Merak Raja Dancer yang notabe tim asal Kalimantan bisa ambil bagian dan berprestasi suatu hal yang membanggakan bagi saya dan tim. Rider punya motivasi kuat, tim mekanik juga melakukan set up terbaik,”ujar Fajar yang sukses sebagai pengusaha pertambangan itu.
Baca Juga : IndoClub Championship 2020: Demi Prestasi Tertinggi, Bos Merak Raja Dancer Instruksikan Ini!

Singkatnya, tahun lalu skuad Merak Raja Dancer bisa diklaim sebagai tim privateer dengan prestasi moncer. Sukses di OnePrix tahun lalu juga berlanjut di Piala Presiden Kejurnas Balap Motor dengan menempatkan Dimas Juliatmoko sebagai juara umum MP2 (Novice). Alhasil, sebagai yang terbaik di kelas itu, Dimas Juliatmoko pun berkesempatan tarung di level asia bersama tim H. Putra969 Racing Team. “Untuk tahun ini kita pastikan tetapa main di OnePrix dengan rider yang sama. Selain itu juga tarung full seri MotorPrix region Kalimantan,”tukas Riswanto Aziz selaku manager tim. Gaspol! Wawan

