Otoinfo.id-Diungkapkan langsung oleh Bos Yamaha Bahtera Racing,”Kalau IMI nggak arogan kita main, tapi kalau semau IMI, nggak main pastinya,”ungkap Novi Endaryono soal kans timnya ikut OnePrix. Yup, memang sempat beredar kabar tim papan atas langganan juara itu akan absen di OnePrix.

Baca Juga : Yamaha Bahtera Racing, IRC Hengkang, Pirelli Datang, Kenapa?
Sebagai catatan, musim lalu tim asala Tulungagung, Jatim ini sukses mengantarkan Wilman Hammar sebagai juara nasional di kelas MP1 (150 cc seeded). Jadi, dari sisi kompetisi, tim yang diback up oleh Widya Krida Laksana akrab disapa GDT Racing ini punya nilai jual. Padahal, OnePrix sendiri digadang-gadang sebagai kasta tertinggi balap underbone tahun ini. Lalu, apa jadinya kalo tim sekelas Yamaha Bahtera Racing memilih tidak ikut tarung?

“Pemaksaan kehendak, aturan yang tidak berpihak secara general, tapi lebih pentingkan golongan,”lanjut Bos Novi-sapaan akrabnya. Terlebih lagi, OnePrix sendiri tidak ada kewajiban dari pabrikan. “OnePrix ini tidak wajib dari pabrikan, otomatis akan menambah biaya balap dan itu nilainya nggak sedikit, “tegas Novi Endaryono yang menjabat sebagai General Manager dalam tim. Dalam hitungan sederhananya, dibutuhkan kisaran 40-50 juta per seri.
Lalu bagaimana dengan sponsor lain? “Kita kondisikan ke sponsor,”tukas Bos Novi. Wawan
Baca Juga : Soal Nilai Kontrak 1 Miliar, Rafid Topan Pastikan Bukan Hoax!
Baca Juga : Terungkap, Ini Tawaran Nilai Kontrak Rafid Topan Untuk Nasional!
