ARRC 2018 Australia : Duet YRI Siap Tarung Di Barisan Depan AP250!

Richart Taroreh

OtoInfo.Id-Babak kualifikasi kelas Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018 di sirkuit The Bend Motorsports Park, Australia (20 April). Menempatkan potensi belia binaan Yamaha Indonesia, M Faerozi di posisi ke-6. Talenta berusia 16 tahun asal Jawa Timur yang mengusung tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) ini menorehkan best-time 2 menit 09,086 detik.

Sebagai posisi terbaik yang dicatat M. Faerozi dalam perjalanan ARRC 2018 yang sudah memasuki putaran kedua. Tentu saja, hasil ini belum memberikan rasa puas. Teknisi YRI terus konsisten mencari settingan terbaik saat warm-up Sabtu pagi untuk kemudian didapatkan input data dan dievaluasi bersama.

Baca Juga:   MX dan GTX Sleman 2022: Kroser Cantik Kirania (14 Tahun) Kampiun di Kelas Wanita, Langsung Kepincut Balap Bareng Laki!

“Untuk FP3, saya mencoba settingan baru, namun hasilnya kurang baik. Kemudian saya coba set-up ulang pada saat QTT tadi. Saat berjalannya QTT, saya mulai merasakan set-up yangg lebih baik. Saya mulai merasa nyaman. Saat warm-up Sabtu pagi, saya akan memanfaatkan set-up yang lain untuk mendapatkan settingan yang terbaik guna diaplikasi saat race nanti. Saya bersyukur untuk hasil QTT ini dan saya semakin percaya diri untuk menghadapi race pertama nanti,“ tutur M. Faerozi.

Baca Juga:   Hasil LSI Grand Trial Dragbike Series 2019 Semarang : Peserta di Batasi Tembus 526 Starter, Kenapa?
M. Faerozi

Sedangkan Richard Taroreh harus puas berada di grid ke-13. Juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017) tidak dapat optimal karena sempat terjatuh di tikungan ke-16. Namun Richard tetap optimis dapat berada di barisan depan untuk race perdana AP250 Sabtu nanti.

Richard Taroreh

“Saat FP3, saya senang bisa lebih baik lagi dari FP sebelumnya, bisa di urutan ke-4. Namun saat lap pertama kualifikasi saya crash di T16. Saat menahan putaran gas, tiba-tiba grip roda depan dan belakang hilang dan saya harus masuk ke dalam pit. Tim bekerja keras agar saya bisa masuk kembali ke track untuk mengikuti kualifikasi. Sehabis crash, saya belum menemukan feeling & ritme seperti di FP3. Memasuki menit-menit terakhir, saya mulai mendapatkan ritme hingga bisa di urutan ke-13. Saya optimis untuk race besok, bisa fight berada di top group,“ tukas Richard Taroreh. Semangat Untuk Merah Putih Semakin Didepan! Satu

Baca Juga:   Yamaha Aerox 155: Skuter Matic Gagah dengan Desain Futuristik dan Performa Unggul