Otoinfo.id – Perawatan secara rutin atau yang biasa disebut dengan Tune-Up ini memang harus benar-benar diperhatikan. Tak hanya ganti oli mobil yang rutin. Namun, penting juga untuk memperhatikan dan melakukan perawatan komponen yang lainnya. Salah satunya adalah memperhatikan jenis air radiator mobil dan juga volumenya.
Baca Juga : Busi Kok Cepat Mati? Wajib Baca, Ternyata Ini Penyebabnya!
Air radiator mobil atau yang sering disebut sebagai cairan radiator ini merupakan salah satu komponen penting yang bisa sangat berbahaya jika mengalami masalah. Jika itu sampai terjadi, ini yang ditimbulkan :
1. Overheat
Ini adalah dampak lanjutan jika air radiator kurang tidak segera di atasi. Yakni mobil mengalami overheat. Sebab, air radiator berfungsi untuk menjaga suhu agar tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan berlebih. Seperti saat terkena macet panjang dalam cuaca panas maka suhu akan tetap stabil. Jika air radiator kurang dan tidak segera diisi, proses pendinginan tidak akan berlangsung sempurna. Sehingga akan membuat mesin mengalami kenaikan suhu melebihi batas maksimal atau yang biasa disebut dengan overheat.
2. Timbul suara pada mesin
Sebenarnya ada banyak hal yang menyebabkan suara mesin terdengar tidak normal, salah satunya adalah air radiator yang berkurang. Mungkin pada awalnya hal ini terasa tidak masalah, tapi jika tidak segera diatasi maka akan dapat merusak mesin.
Baca Juga : Penting! Inilah Gejala Kampas Kopling Habis, Apa saja?
Sebenarnya, dalam kondisi normal air radiator akan membutuhkan waktu lama untuk berkurang. Namun, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan air radiator berkurang lebih cepat. Apa saja?
1. Tutup Kurang Rapat
Terkadang pemilik mobil kurang memperhatikan apakah sudah menutup rapat tutup radiator atau belum. Bahkan terkadang, ada yang lupa menutupnya. Hal ini akan membuat air radiator cepat menguap dan akhirnya mudah habis. Untuk masalah ini, tentulah tidak bisa diatasi kecuali dengan mengecek ulang apakah tutup sudah terpasang dengan benar atau belum.
2. Terdapat Kebocoran
Adanya kebocoran pada komponen yang berhubungan dengan sirkulasi air radiator akan membuat air radiator menjadi cepat berkurang. Kebocoran ini bisa disebabkan oleh klep atau sambungan yang kurang rapat, ataupun karena adanya sobek pada selang. Untuk masalah ini, satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan membawanya ke bengkel agar segera dicari lokasi masalahnya.
Baca Juga : Pilih Brisk Busi Mampu Tingkatkan Performa Mesin, Ini Penjelasannya!
Setiap komponen pada mobil memiliki fungsi pentingnya masing-masing. Hanya terfokus pada perawatan satu komponen dan mengabaikan komponen lainnya, akan berisiko mempercepat kerusakan mobil. Jadi, pastikan untuk memperhatikan semuanya ya. Oke, semoga bermanfaat! Taufik
