Ingin Restorasi Motor 2 Tak? Ini Hal Pertama yang Harus Diperhatikan!

Otoinfo.id – Masuk tahun 2020 semakin banyak saja para pecinta roda dua yang berlomba-lomba dalam merestorasi motor 2 Tak. Itu adalah motor 2 langkah yang sudah stop produksi lantaran aturan regulasi euro 3. Sejak saat itu motor 2T terbilang cukup langka dan diburu kolektor.

Namun baru-baru ini trend restorasi kembali muncul dikalangan para pecinta roda dua. Trend restorasi tersebut ada karena susahnya mencari unit yang utuh orisinil. Bila ada pun, pastinya kondisi sudah tidak bagus dan harganya pun mahal.

Baca Juga : Jayadipa Semarang Siap Hadirkan Nova Dash, Underbone 2T 125 Makin Berwarna!

Lantas ide-ide restorasi muncul dan sebagian para pecinta motor 2 Tak ini rela mencari part orisinil demi membangun sebuah motor 2 Tak seperti layaknya motor baru. Tapi mungkin ada hal yang harus diperhatikan. Terutama soal part-part yang dicari untuk merestorasi motor 2 Tak.

Banyak yang mengatakan bahwa part yang susah dicari yakni pada bagian-bagian body. Untuk mesin memang mudah, karena masih banyak tersebar berbagai komponen bagian mesin di berbagai toko spare part atau bengkel.

Harus hafal kode-kode.

“Tips yang paling utama buat restorasi dan cari part itu ada pada kode produksinya. Semisal warna body, lampu-lampu itu juga ada kode tertentu. Kita harus tau motor yang akan direstorasi itu tahun berapa dan kodenya apa. Jadi tantangannya disitu,” kata Nanung, salah satu pecinta roda dua asal Banjarnegara, Jateng, yang memang gemar merestorasi motor 2 Tak.

Baca Juga : Tips: Ingin Asap Motor 2 Tak Wangi dan Tidak Pedih di Mata? Begini Caranya!

“Saat ini saya juga sedang merestorasi motor Yamaha RX-Z dan Suzuki Satria tahun 1997 yang belum kopling. Itu termasuk rare item atau barang langka,” imbuhnya.

Suzuki Satria 2 Tak sedang direstorasi.

Oke, jadi hal pertama yang harus dicatat yakni tahu kode-kode yang ada di motor tersebut. Soal biaya tentunya tidak bisa dipastikan. Karena setiap part yang masuk kategori rare item itu biasanya relatif lebih mahal. Aji