Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Royal Enfield Luncurkan Motor Kustom Caferacer Berbasis Continental GT 650, Ini Tampilannya!

Royal Enfield Luncurkan Motor Custom Caferacer Berbasis Continental GT 650

Otoinfo.id – Royal Enfield, pemimpin global di segmen sepeda motor kelas menengah (250-750cc), meluncurkan sepeda motor kustom terbaru yang berbasis pada salah satu sepeda motor paling ambisius dari Royal Enfield, Continental GT 650 dalam ajang Kustomfest 2019, Sabtu (5/10).

Royal Enfield : Ini Dia Tampilan Motor Caferacer Berbasis Continental GT 650

Dengan nama The 30, sepeda motor café racer modern-klasik ini adalah hasil kolaborasi Royal Enfield dengan Krom Works Garage, builder kustom asal Indonesia yang dikenal dengan inspirasi dan desain yang unik dan sudah diakui di berbagai ajang kustom internasional.

Baca Juga : Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Back To The Roots, Ajang Kustom Terbesar Yang Gerakan Roda Ekonomi Yogyakarta

Dalam kesempatan ini Vimal Sumbly, Business Head APAC Royal Enfield mengatakan, budaya kustom yang kaya di Indonesia telah menginspirasi Royal Enfield selama bertahun-tahun untuk berkolaborasi dengan bakat lokal dan meluncurkan karya kustom baru setiap tahun di ajang Kustomfest. Sepeda motor Royal Enfield yang sederhana namun menggugah membuatnya menjadi kanvas yang sempurna untuk dikustomisasi, sehingga dapat mengekspresikan visi dan kepribadian para builder.

‘The 30’ adalah kisah inspirasi lainnya, yang mencerminkan kejayaan para café racer yang tidak pernah punah lebih dari tujuh dekade keberadaannya, yang baru-baru ini telah dibawa kembali oleh Royal Enfield dalam bentuk Continental GT 650.

Baca Juga : Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Sajian Baru Balap Flat Track Race, Hadir ‘Cheetah’ Bintang Tamu Terkenal Asal Jepang!

Selain membawa sepeda motor kustom terbaru dalam ajang Kustomfest 2019, Royal Enfield juga menyelenggarakan kegiatan riding bersama komunitas yang mengumpulkan pengendara Royal Enfield dari Yogyakarta dan kota-kota sekitarnya untuk berkendara dari kota ke gunung Merapi.

Dengan fokus dan investasi yang meningkat di wilayah APAC dalam empat tahun terakhir, Indonesia telah menjadi salah satu pasar terpenting bagi Royal Enfield di APAC. Model legendaris Continental GT 650, membawa warisan Royal Enfield ke abad 21 dengan karakter terbarunya, ditenagai mesin modern Twin cylinder pertama.

Baca Juga : Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Elders Company Luncurkan Helm Terbaru ‘Classic’ Helmet Bersertifikasi SNI, Harga?

Setelah debutnya yang telah lama ditunggu pada ajang EICMA 2017 dan peluncuran global di California pada September 2018, Twins telah menjadi salah satu sepeda motor yang paling dinanti di dunia pada segmen sepeda motor kelas menengah. Dengan meningkatnya permintaan untuk sepeda motor gaya klasik dan pertumbuhan tahun-ke-tahun dari segmen sepeda motor menengah di Indonesia, Royal Enfield mulai menjadikan dirinya berbeda di komunitas sepeda motor di Indonesia.

Tentang karya ‘The 30’ yang berbasis Continental GT Café Racer The 30 dikustom berbasis Continental GT 650, sepeda motor yang baru-baru ini diperkenalkan oleh Royal Enfield, dirancang untuk pengendara sepeda motor masa kini yang melihat mesin sepeda motor sebagai perpanjangan diri, berkendara dalam petualangan hidup, yang mengingatkan pada masa-masa Café Racer yang dimulai sebagai sepeda motor standar buatan pabrik, sebelum di stripped down, disetel kembali, dan dimodifikasi untuk meniru sepeda balap.

Baca Juga : Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Back To The Roots, Gairah Modifikasi Para Builder Tanah Air!

Terinspirasi oleh masa lalunya yang melegenda, membawa kembali nuansa era keemasan gaya café racer tahun 60an, Krom Works Jakarta memberikan Continental GT 650 karakter kustom baru dengan nama – ‘The 30’ – sepeda motor yang beresonansi sempurna dengan semangat tema Kustomfest tahun ini ‘Back to The Roots’, mengambil nama dari usia sang builder kustom sepeda motor ini, yang yakin melihat masa depannya. Dibangun berdasarkan konsep modern Café Racer, GT kustom ini mempertahankan karakter klasik yang minimalis, sekaligus menggabungkannya dengan visi desain terkini, baik lama maupun baru.

Berbasis retro stripped down dilengkapi dengan suspensi upside-down di bagian depan dan belakang mono-shock, dengan cakram Brembo dan kaliper Tokiko membantu sepeda motor ini mudah dikendarai dan dihentikan. Dengan finishing lapisan krom, warna hitam matte dan mutiara tembaga, ‘The 30’ mewujudkan semangat café racer dan perjalanan hidup sang builder. Sebuah pernyataan yang bukan hanya mengenai apa yang telah terjadi, namun juga mengenai apa yang akan terjadi dikemudian hari. Taufik