Rem Tromol Kurang Pakem? Awas Rem Blong! Begini Cara Mengatasinya

Sumber Foto : Otobalancing.net

Otoinfo.id – Salah satu jenis rem yang hingga saat ini masih digunakan pada beberapa model kendaraan bermotor adalah rem jenis tromol. Rem tromol ini hingga saat ini masih dipertahankan karena memiliki kelebihan berupa hasil pengereman yang lembut sehingga motor tidak akan mengalami slip di bagian roda belakangnya.

Masalah yang seringkali hinggap pada rem tromol motor ini biasanya adalah rem terasa kurang pakem saat digunakan, sehingga menjadikan kita was – was ketika berkendara. Penyebabnya pun bisa beraneka ragam dan dibawah ini adalah beberapa tips yang bisa sobat Otoinfo lakukan untuk mengatasi masalah rem tromol yang kurang pakem.

Baca Juga : Awas! Perhatikan Saat Mencuci Motor Injeksi, Jangan Sampai Malah Bikin Mesin Mati!

1. Setel pengatur kekencangan tuas rem tromol

Seiring lamanya penggunaan sepeda motor, tentu saja bagian kampas rem nya juga ikutan menipis sehingga perlu dilakukan penyetelan ulang. Silahkan kalian lakukan penyetelan dengan cara mengencangkan mur penahan pegas yang letaknya tepat di bagian tuas tromol.

Baca Juga : Ingat! Jangan Sampai Mesin Overheat, Begini Cara Merawat Radiator Sepeda Motor Yang Benar!

2. Bersihkan sistem tromol / lakukan penggantian bila rusak

Jika rem tromol dirasa sudah tidak begitu pakem lagi meski sudah disetel kekencangannya, ada kemungkinan dibagian tromolnya sudah kotor sehingga kinerja tak lagi maksimal. Solusinya adalah dengan membongkar dan membersihkan kotoran yang menempel disana.

Kalian bisa mengamplas bagian dalam drumbrake dan juga bagian kampas rem sehingga permukaan kedua bidang ini tidak lagi licin. Namun bila ternyata saat dibongkar dan diketahui kampas rem sudah aus sebaiknya dilakukan penggantian dengan part yang baru.

Baca Juga : Perhatikan! Dua Kebiasaan Inilah Yang Bikin V-Belt Motor Matic Cepat Aus

3. Tentukan jenis kampas rem yang sesuai

Saat hendak mengganti kampas rem lama dengan yang baru, pastikan kalian tahu mengenai jenis atau type dari kampas rem, sebab ada banyak jenis / type kampas yang tentunya memiliki kelebihan serta kekurangan masing -masing.

4. Perbesar diameter tromol / ganti rem cakram

Saat kita melakukan ugrade di bagian kaki – kaki seperti mengganti velg dengan spesifikasi lebih besar dan lebar ataupun mengupgrade performa mesin, kita juga perlu melakukan upgrade sistem pengeremanya. Bisa dengan jalan mengganti dengan diameter tromol yang lebih besar, atau ganti sekalian dengan rem cakram hidrolik.

Baca Juga : Lampu Utama Motormu Mati, Belum Tentu Bohlamnya Putus? Ternyata Ini Penyebabnya!

Lakukan perawatan secara rutin agar seluruh komponen motor sobat yang punya fungsi vital agar selalu bekerja dalam kondisi yang optimal. Semoga bermanfaat! Taufik