Perhatikan! Dua Kebiasaan Inilah Yang Bikin V-Belt Motor Matic Cepat Aus

Otoinfo.id-Usia pakai komponen pada motor matik juga banyak dipengaruhi oleh gaya berkendara pemiliknya. Salah satu komponen yang dimaksud adalah v-belt. Pada motor matic, v-belt perannya sangat vital karena v-belt fungsinya meneruskan tenaga dari poros engkol ke roda belakang.

Untuk standar normal pemakaian v-belt yakni antara 20.000 km sampai 30.000 km. Penggantian v-belt bisa lebih cepat atau lebih lambat dari patokan tersebut, sebab tergantung juga gaya berkendara dan adanya ubahan atau modifikasi di area CVT. Jadi, gaya berkendara seperti apa yang jadi faktor v-belt cepat aus? Simak ulasannya dibawah ini.

Baca Juga : Motor Matic Kurang Bertenaga Di Jalan Menanjak? Ini Penyebabnya

Seperti yang dikatakan mekanik dari bengkel (KRM) Karya Mandiri Banjarnegara ini. “Kebiasaan berkendara yang arogan atau dalam tanda kutip ‘tidak tertib’ bisa bikin v-belt cepat aus. Contoh dia sering-sering mentokin putaran gas dan menghentak putaran gas,” Kata Mas Cunting. Jadi harus diingat. Itu jelas ada sangkut pautnya ketika sobat menghentakan putaran gas demi melaju kecang. Ya akibatnya v-belt akan cepat aus.

Ini yang perlu diketahui juga. Ausnya v-belt disebabkan karena adanya modifikasi pada area per CVT. “Demi meningkatkan akselerasi,  pemilik motor pasang per CVT yang lebih keras dari standar pabrikan, dengan ukuran antara 1.500 sampai 2.000 rpm,” terangnya.

Baca Juga : Bahaya Motor Kekurangan Oli, Berakibat Fatal Jangan Sampai Menyesal!

Perhatikan dengan baik ya. “Mengubah per CVT menjadi lebih keras tentu nggak bagus, karena puli menekan v-belt terlalu kuat. Otomatis kerjanya lebih keras, dan v-belt dipaksa kerja keras. Ini bisa bikin v-belt cepat aus dan berakhir putus,” jelas Mas Cunting. Hal seperti itulah yang patut jadi perhatian.

Itulah dua kebiasaan yang membuat v-belt motor matic sobat cepat aus. Apalagi sampai putus.Bakal repot dan memakan biaya lebih kan. Nah, supaya v-belt motor matic bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama, hindari gaya berkendara ugal-ugalan ‘menghentak-hentak gas sampe mentok’ dan modifikasi pada komponen vital tersebut.

Baca Juga : Ingat! Jangan Sampai Mesin Overheat, Begini Cara Merawat Radiator Sepeda Motor Yang Benar!

“Supaya v-belt awet dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, cara mutar gasnya harus ngurut dan ikuti saja karakter mesinnya. Kalau cara bawanya halus, motor dibawa jarak jauh pun nggak masalah. Nggak membuat v-belt jadi cepat aus. Ini kalau kita bicara penggunaan sehari-hari ya. Kalau tujuannya untuk performa atau racing style tentunya akan beda lagi,” tutupnya.

Ingat ya!. Kenali dulu apa penyebabnya. Jangan sampai menyesal. Selalu cek secara rutin agar seluruh komponen dapat bekerja dengan prima. Oke, semoga bermanfaat!. Taufik

Baca Juga : Jangan Sampai Menyesal, Inilah Pentingnya Kick Starter Saat Memanaskan Motor Injeksi!

Baca Juga : Bahaya! Ini Dampak Fatal Akibat Kekurangan Air Radiator pada Mobil

Baca Juga : Paling Fatal! 4 Efek Samping Kehabisan Bahan Bakar Pada Motor Injeksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here