Suzuki Jimny Jangkrik (1980) Banjarnegara: Besutan Mahasiswa yang Doyan Adventure

Otoinfo.id – Bicara soal Suzuki Jimny Jangkrik, itu sebutan yang melekat pada LJ80. Ini merupakan mobil yang punya daya tarik untuk dikoleksi. Nah, salah satunya LJ80 lansiran 1980 milik Muhammad Hazel Zufar asal Banjarnegara, Jateng.

Hazel sapaan akrab mahasiswa salah satu Universitas di Yogyakarta ini mengaku kalau memang doyan sama mobil-mobil model adventure. “Dari kecil sudah tertarik dengan mobil dan motor model adventure seperti jeep dan trail. Alhamdulillah kesampaian memiliki KLX dan Jimny Jangkrik,” ungkapnya.

“Karena dengan menggunakan mobil berpostur tinggi, mampu menaklukan jalan dengan medan berbagai rupa, walaupun tidak bisa sekencang mobil pada umumnya tapi di jalan dengan medan rusak lebih berani untuk menerjang tanpa memikirkan body lecet,” imbuh Hazel.

Baca Juga : Suzuki Jimny Trepes (1982) Purwokerto : From Zero To Hero!

Perlu diketahui, Jimny Jangkrik berwarna hijau kombinasi putih ini bukanlah mobil pertama Hazel. Doi bercerita kalau dulu sekitar tahun 2012 juga pernah punya Jimny Jangkrik pembuatan 1981, namun sudah laku terjual.

“Setelah itu ganti pakai Daihatsu Taft, tapi saya merasa kurang cocok. Kemudian sempat juga pakai Ford Ranger, namun perawatannya sungguh luar biasa. Akhirnya kembali lagi ke Jimny Jangkrik, karena dirasa cocok dihati,” papar Hazel yang memang hobi otomotif dan mengaku suka olahraga juga.

Jimny Jangkrik milik Hazel ini tidak beli jadi. Namun harus melewati masa restorasi. Dan itulah yang jadi tantangan dan ada kesan tersendiri, yang menarik tidak banyak terjadi ubahan maupun penggantian part. Jadi mobil memang masih dalam kondisi oke.

“Untuk restorasi yang paling mencolok adalah bagian cat dengan kombinasi warna hijau dan putih, kondisi mobil bisa dikatakan 90 persen ori bawaan. Mulai dari mesin yang berkapasitas 800cc sampai ke bagian filter bensin yang masih ori bawaan mobil,” jelasnya.

Baca Juga : Banyumas Jangkrik Offroad Team 4X4 Telah Siapkan Pacuan untuk Kompetisi

Lebih lanjut, untuk menunjang kenyamanan dan agar terlihat berbeda, Hazel mengganti spion dengan memakai Colt 120. Lalu stir kemudinya pakai Suzuki ST20 atau Suzuki Trung, mobil 2 Tak.

“Modifikasi ringan lainnya seperti menggunakan ban halus agar terlihat makin klasik. Kemudian menambahkan sistem booster rem Corolla DX, dengan alasan demi keamanan karena bawaan aslinya menggunakan sistem pengereman tromol,” beber Hazel.

“Kemudian aksesoris lainnya seperti emblem-emblem 4 Wheels Drive, itu cuma untuk mempercantik saja. Selain itu menambahkan penutup roda cadangan dibagian belakang pintu, dan yang terakhir adalah AC unik dengan sistem kipas angin,” tutup Mahasiswa yang sudah semester 7 ini. Aji