Yamaha Sunday Race (YSR) 2018 Seri 2: Cerita Si Bima, ‘Sowan’ Ternate Dihari Pendidikan, Siap Lawan 250 cc Pro!

Bima Aditya (Kanan) bersama Si Adik Gupito Kresna Wardhana di salah satu wisata Ternate

OtoInfo.Id-Bima Aditya, mekanik yang mantan pebalap nasional (underbone) era tahun 2000-an jadi bagian dari cerita keseruan persaingan di Yamaha Sunday Race (YSR). Yup, Bima Aditya bersama tim Yamaha Oryza jadi salah satu kontestan yang menarik dicermati sepak terjangnya. Itu lantaran, ‘sepak-an’ Si Bima-begitu portal ini memberi julukan- memang terasa alias terbukti melawan. Apalagi, Si Bima bisa dibilang pendatang baru dipentas balap sport. Sebagai catatan YZFR15 korekan Si Bima tahun lalu berada di peringkat ketiga klasemen akhir kejurnas sport 150 cc (IRS). Torehan prestasi yang spesial ditahun perdananya bersama tim milik M. Ghifari asal Ternate, Maluku Utara itu.

Bima Aditya, Tahun Ini Kembangkan Riset Sport 250 cc

Tahun ini dipentas YSR, Si Bima coba kembangkan risetnya di spek 250 cc. Ya, maksudnya bila tahun sebelumnya fokus pada korekan di spek 150 cc, tahun ini mulai merambah ke 250 cc.Bisa dibilang ini tahun perdana Si Bima bermain di spek 250 cc,”Hasil kualifikasi 250 cc pro seri 1 udah ada progress, Gupito start dari posisi ke-2. Tapi sayang di race ada problem dan gagal finish,”ungkap Haikal selaku manager tim. Apa pun, ini jadi sinyal bahwa YZF R25 korekan Si Bima mulai kasih perlawanan.

Skuad Yamaha Oryza

Makanya, di seri 2 YSR akhir pekan ini (5-6/5) di Sentul International Circuit (SIC) YZFR25 yang dipacu oleh Gupito Kresna Wardhana itu siap kasih kejutan. “Awal riset yang jadi tantangan adalah perlakuan yang beda jauh dengan R15. Jadi belum ada patokan dan belum bisa diprediksi,”ungkap Si Bima saat jumpa di seri 1 YSR (7-8/4) lalu.

Bersama Managemen Tim Yamaha Oryza di Ternate

Sepertinya di putaran kedua ini, Si Bima lebih percaya diri dengan progress YZFR25-nya. Salah satu indikasinya, hari ini (2/5) bertepatan dengan hari pendididikan nasional Si Bima terpantau ‘sowan’ ke Ternate,”Pas kebetulan aja barengan dengan hari pendidikan, refreshing ke Ternate bareng Gupito. Ternate salah satu kota yang punya banyak destinasi wisata menarik. Dalam konteks pendidikan,Ternate juga bagian dari cerita perjuangan bangsa.Kisah heroik dari Ternate patut diinspirasi dalam berjuang di setiap perlombaan yang diikuti. Wajibnya kita berusaha optimal, tapi Dia-lah yang menentukan hasil.  Selain itu, ini kota markas tim selain yang di Yogya,”ujar Si Bima yang esok hari langsung bertolak ke Sentul.

Catatan portal ini, Si Bima memang mekanik yang inspiratif, kemauan belajarnya kuat, selalu punya semangat untuk hal-hal baru. Terpenting lagi, selalu tampil low profile dengan senyum yang ikhlas. Seperti juga ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Selamat hari pendidikan, jayalah bangsaku. Semangat! Wawan