Otoinfo.id- Air radiator adalah air yang digunakan sebagai pendingin mesin pada motor, supaya motor tidak mengalami overheat. Fungsi dari air radiator ini adalah sebagai penjaga temperatur atau suhu mesin agar tetap optimal.
Karena pada air radiator terdapat senyawa kimia di dalamnya yang memiliki fungsi sebagai proteksi pada bagian sistem pendingin.
Baca Juga : Tips Serial Honda: Ciri-ciri Karburator Yang Harus di Setel dan Cara Penyetelannya
Air radiator dapat mencegah logam di dalamnya terhindar dari korosi. Air radiator juga digunakan untuk menjaga karet agar tetap lentur dan tidak cepat mengalami pemuaian yang bisa menyebabkannya menjadi kaku.
Nah jadi cara bekerja Radiator Motor yaitu, Panas yang terjadi pada bagian mesin motor akan diserap oleh cairan radiator atau coolant untuk kemudian bersirkulasi melewati water jacket.
Cairan yang sudah panas akan menyebar ke seluruh bagian radiator melalui angin. Setelah dingin, cairan akan dikembalikan pada bagian mesin.
Utuk diketahui, suhu yang berada di bawah 90 derajat tidak akan bersirkulasi ke bagian radiator motor.
Setelah suhu naik menjadi 90 derajat, barulah radiator coolant yang panas akan naik dan melewati pendinginan di radiator.
Baca Juga : Tips Honda Beat Injeksi: Tenaga Ngempos dan Kurang Responsif? Coba Reset ECU dan DTC
• Harga Air Radiator
Air radiator memiliki harga yang cukup terjangkau dan tentunya sesuai dengan tipe motor dan merk air radiatornya.
Dipastikan rata-rata harganya tidak sampai Rp 50.000. Harga yang cukup terjangkau untuk keamanan dan keselamatan motor Anda ini.
• Apakah Air Radiator Bisa diganti dengan Mineral?
Yap faktanya orang sering kali beranggapan air mineral bisa menggantikan peran dan posisi air pendingin untuk membuat mesin motor menjadi lebih dingin.
Namun sebenarnya, hal ini sangat tidak disarankan. Air mineral memiliki kandungan garam yang notabene dapat menyebabkan karat pada bagian radiator motor.
Bagian yang memiliki potensi besar mengalaminya adalah bagian sirip dan kisi radiator. Karat yang ada pada radiator membuat sirkulasi pendinginan menjadi lebih lambat dan tersumbat.
Akibatnya, motor akan sering mengalami overheat parah. Berbeda dengan motor yang digunakan untuk balapan maka, air mineral disarankan bagi mereka yang menggunakan balap itu.
Baca Juga : Tips : Membuat Tarikan Honda Beat Karbu Jadi Enteng
• Kapan Sih Waktu Yang Tepat Penggantian Air Radiator?
Tentu saja air radiator perlu dikuras dan diganti agar dapat berfungsi dengan baik. Nah waktu yang paling tepat untuk menggantinya adalah setiap 9.000 sampai 10.000 kilometer.
Karena air radiator memiliki rentang waktu seperti ini, kita perlu ekstra mengawasinya agar tetap berfungsi baik.
Apalagi pemilik motor yang hobi touring atau berpergian jauh, mengecek air radiator harus menjadi kegiatan yang wajib setiap kali berangkat.
Baca Juga : Tips : Cara Menyetel Combi Brake System (CBS) pada Motor Honda
Untuk itu, jangan lupa mengecek air radiator, sekaligus perhatikan pula merek dan jenis motor yang digunakan.
Air radiator motor yang disarankan harus disesuaikan dengan jenis motor yang digunakan.

