Modifikasi Honda Grand (1996): Racing Touring, Sederhana Tapi Garang!

Otoinfo.id – Modifikasi Honda Grand tahun pembuatan 1996 milik Muhammad Mushofikhin memang terlihat sederhana. Tapi Honda Grand yang mengusung konsep Racing Touring itu ternyata punya cerita dibalik kesederhanaannya.

Walaupun masih tetap mempertahankan ciri khas dari Honda Grand, pria asal Jepara yang akrab disapa Noval itu mengaku sudah sesuai kemauannya. “Alasan utama saya bikin konsep sederhana Racing Touring itu lantaran saya suka touring. Nah, racing sendiri kan identik dengan kencang. Motor ini sudah dibekali mesin bore up yang kalau dibulatkan 150 cc,” ujarnya.

Baca Juga:   Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race 2022 (Seri 1): Pertama Kali Gaspol! Iwan Setiawan Raih Podium Superstock Up 1000 cc

Itu dibikin kencang bukan semata-mata untuk kebut dijalanan ataupun balapan liar. “Soalnya saya sendiri sering touring sama motor CB yang mesinnya boleh dibilang jahat. Kalau gak dikonsep racing nanti bisa ketinggalan dong kalau touring hehehe,” kata Noval yang mengaku kalau sudah bawa Honda Grand itu touring ke Bali.

Bodi

Kalau melihat bodi dari depan sampai belakang memang masih standar. Hanya saja ada sentuhan repaint dan perbaruan pada striping. “Bodi memang tetap saya pertahankan orisinil, tujuannya agar sama yang tertera di STNK. Biar aman aja saat dibawa touring kemana-mana,” ungkapnya.

Baca Juga:   Tren Modifikasi Bobber Tidak Ada Matinya, Berlaku Untuk Semua Usia!

Mesin

Nah, bicara soal mesin, sudah dikatakan kalau dibulatkan jadi 150 cc. “Klep pakai Sonic, per klep Japan, Piston Kawahara 55,25, kruk as Supra 125 dan nambah stroke 3mm,” beber Noval yang juga mengatakan kalau urusan karburator dia andalkan Kosso 28 dengan intake manifold HRP. Oh ya, ada oil cooler Satria FU juga yang terpasang pada mesin.

Baca Juga:   Keasyikan bLU cRU Riding Experience dengan R15 Series

Kaki-Kaki

Untuk kaki-kaki terutama pada bagian velg yang kental dengan racing, Noval pakai velg Rapido dari Malaysia dengan ukuran depan 1.40×17, dan belakang 1.60×17. Ditambah pemanis disc brake TDR floating. Sementara pada bagian mesin juga dibalut krom, “Saya emang suka krom, kesan motor jadi lebih bersih dan kinclong,” ucapnya. Aji